Uber di bobol hack, begini reaksi uber setelah di bobol para hacker

By | November 30, 2017

Uber di bobol hack, begini reaksi uber setelah di bobol para hacker, Penyedia layanan transportasi online Uber sedang menjadi sorotan dunia, hal software vape inventori ini dikarenakan salah satu perusahaan transportasi online ini telah di retas dan telah di bobol, kurang lebih ada 57 juta data para pelangan pengemudi Uber yang di ambil. Di perkirakan pembobolan ini sudah terjadi sejak bulan Oktober pada tahun lalu, uber juga sudah mengetahuinya dan sedang melakukan langkah yang terbaik untuk menangani insiden yang tidak di inginkan sekaligus merugikan ini, dalam pernyataan resmi perusahaanya CEO Uber Dara Khosrowshahi mengatakan data yang di bobol dan di curi oleh para peretas ini mencakup informasi informasi pribadi seperti nama, alamat email dan juga nomor SIM dari para konsumen atau para pelanggan Uber ini di Amerika.

CEO Uber juga menjelaskan bahwa mereka segera mengamankan data dan memblokir akses yang digunakan oleh oknum tersebut, pihak uber juga megnatakan telah berhasil mengidentifikasi para oknum yang mengambil data data tersebut dan sudah memastikan tempat wisata bahwa data data yang di ambil telah dimusnahkan ujarnya pada jumpa pers yang dilalklukan pada Jumaat 24 November 2017 lalu, bos uber juga menuturkan bahwa perusahaanya telah mengambil langkah pengamanan untuk membatasi akses terhadap akun penyimpanan cloudnya, CEO Uber juga mengatakan meski krisis relatif sudah dapat teratasi namun pihak uber tidak tinggal diam, mereka terus menurus mencari jalan untuk menutupi masalah ini agar tidak terjadi lagi dan benar benar mencari oknum oknum yang meretas sekaligus menyalah gunakan data data para pengguna dan juga data para pengemudi uber ini.

Uber juga sudah meminta bantuan kepada agensi keamnan siber yang juga pernah menjabat sebagai mantan penasehat National Security Ageny and National Counterterrorism Center guna memabantu menyelesaikan masalah ini dan meningkatkan keamanan uber agar hal seperti ini tidak terjadi lagi, hal tersebut dilakukan uber walaupun memang sebenarnya belum ada bukti ataupun indikasi penipuan yang didasarkan dari pembobolan data data tersebut, walauapun demikian pihak uber tetap tidak ingin mengambil resiko yang lebih jauh lagi maka dari itu uber dengan cepat dan sigap segera mengurus segala macam masalah ini agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan baik itu untuk para pengguna ataupun para pengemudi dan juga membenahi system keamanya agar tidak terulang kembali kejadian seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *