Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Peternakan

By | January 17, 2018

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Peternakan – Pada kesempatakan kali ini saya akan membagikan contoh teks laporan hasil observasi tentang peternakan. Sapi perah merupakan ternak yang mampu menghasilkan susu sebagai produk utamanya. Bangsa sapi perah yang dibudidayakan di Indonesia adalah sapi Frisian Holstein (FH). Sapi FH adalah sapi yang berasal dari negara Belanda yaitu di provinsi North Holland dan West Friesland yang memiliki iklim subtropis. Sapi FH banyak dipilih oleh peternak Indonesia karena bangsa sapi ini memiliki beberapa kelebihan dibandingkan bangsa sapi yang lain, antara lain mudah menyesuaikan diri terhadap keadaan lingkungan dan mempunyai produksi susu tertinggi dibandingkan bangsa sapi perah lainnya serta memiliki lemak susu yang rendah (Prihatin, 2008).

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Peternakan

Dalam penelitian ini terdapat contoh teks laporan hasil observasi yang disusun dengan urut dan rapi. Usaha peternakan sapi perah di Indonesia didominasi oleh peternakan rakyat dengan rataan produksi sekitar 8 sampai 10 liter/hari (Subandriyo, 2006). Dirjen peternakan melaporkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan akan permintaan susu, Indonesia masih mengimpor susu dari luar negeri sebanyak 70-75 %, sebab kebutuhan dalam negeri hanya bisa terpenuhi sebanyak 25-30 % (Ditjennak, 2008). Peningkatan kebutuhan susu merupakan salah satu faktor pendorong bagi perkembangan peternakan sapi perah di Indonesia.

Perkembangan peternakan yang semakin meningkat membutuhkan manajemen pakan yang baik. Manajemen pakan merupakan hal yang paling penting di dalam usaha peternakan sapi perah. Kekurangan pakan akan menyebabkan terjadinya penurunan produksi, derajat kesehatan, dan juga berpengaruh buruk terhadap reproduksi (Saptahidayat, 2005). Permasalahan yang sering terjadi adalah produktivitas sapi perah yang rendah, bahkan kualitas susu tidak memenuhi standar industri pengolahan susu. Produktivitas yang rendah bisa disebabkan oleh pemberian pakan yang kurang baik (Suwignyo, 2004). Dalam contoh teks laporan hasil observasi diikuti dengan bukti yang ada.

Sapi perah akan mampu berproduksi susu dengan maksimal apabila bahan pakan hijauan dan konsentrat diberikan secara seimbang disesuaikan dengan kandungan nutrisi dalam bahan pakan dan jumlah pemberiannya (Hertanto, 2005). Rasio pemberian pakan hijauan dan konsentrat perlu diperhatikan. Rasio pakan umumnya didasarkan pada kebutuhan ternak dan kemampuan peternak dalam penyediaan bahan pakan. Penyediaan bahan pakan dan rasio pemberian pakan penentu keberhasilan dalam suatu usaha peternakan sapi perah. Rasio pemberian pakan hijauan dan konsentrat berbeda-beda, tergantung dari peternak itu sendiri. Demikianlah contoh teks laporan hasil observasi yang dapat saya bagikan. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *