Contoh Teks Anekdot Pendidikan Dalam Proposal

By | January 31, 2018

Contoh Teks Anekdot Pendidikan Dalam Proposal – Kali ini saya akan menjelaskan tenatng contoh teks anekdot pendidikan dalam proposal. Lama kosong bergantung dari cepat lambatnya sapi perah mempersiapkan diri untuk kembali bunting setelah beranak serta kebijakan manajemen yang dilakukan oleh peternak atau manager sapi perah (Rasad, 2009). Lama kosong dipengaruhi oleh kondisi fisiologis dari organ reproduksi induk yang terus menjalankan proses involusi uterus sampai mencapai sempurna setelah proses kelahiran (Stevenson, 2001; dalam Anggraeni, 2008). Panjangnya lama kosong dapat disebabkan oleh kesulitan terjadinya kebuntingan setelah beberapa kali sapi perah dikawinkan (Rasad, 2009). Lama kosong ideal berada pada 85 hari setelah beranak untuk sapi perah dalam rangka mencapai selang beranak 365 hari (Ball dan Peters, 2004).

Contoh Teks Anekdot Pendidikan Dalam Proposal

Dalam proposal ini telah saya sisipkan contoh teks anekdot pendidikan yang dapat anda peroleh hikmahnya. Untuk mencapai selang beranak 365-395 hari lama kosong harus berada pada kisaran 95-105 hari atau rata-rata 100 hari (Meadows, dkk., 2005; dalam Rasad, 2009). Lama kosong bergantung pada kawin pertama dilakukan setelah beranak serta keberhasilan bunting tidaknya sapi tersebut setelah dikawinkan. Adapun lama kosong untuk sapi perah dalam hubungannya dengan efisiensi reproduksi adalah sebagai berikut. Selang Beranak/calving interval adalah waktu yang dibutuhkan seekor induk dari beranak hingga beranak selanjutnya (Poock, dkk., 2009).

Selang beranak pada usaha sapi perah merupakan komponen utama yang harus diperhatikan dalam manajemen induk agar efisiensi reproduksi dan ekonomi dapat tercapai (Sturman, dkk., 2000; dalam Anggraeni, 2008). Frekuensi beranak dapat mempengaruhi produksi susu selama hidupnya sehingga perlu untuk diketahui selang beranak yang tepat sehingga frekuensi beranak yang optimal dapat tercapai (Salisbury dan Vandemark, 1985). Pada sistem pemeliharaan intensif dan sapi perah dengan genetik tinggi selang beranak 365 hari harus dicapai apabila sapi dikawinkan secepat mungkin 60 hari setelah beranak dan tidak ada gangguan penyakit (Ball dan Peters, 2004). Inilah proposal yang mengandung contoh teks anekdot pendidikan.

Untuk menilai keberhasilan reproduksi sapi perah dapat dilihat dari panjang atau pendeknya selang beranak yang dicapai (Hardjosubroto, 1994; dalam Anggraeni, 2008). Adapun hubungan antara selang beranak dengan efisensi reproduksi dari sapi perah adalah sebagai berikut. Selang beranak lebih dari 455 hari tidak akan berpengaruh terhadap produksi susu, dari beberapa penelitian selang beranak berkisar antara 365-455 hari (Salisbury dan Vandemark, 1985). Demikianlah contoh teks anekdot pendidikan yang dapat saya bagikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *